PAKET WISATA BALI TERBARU: Mengunjungi Pura Luhur Uluwatu bersama Paket Liburan Murah ke Bali

Breaking News

Thursday, 12 November 2015

Mengunjungi Pura Luhur Uluwatu bersama Paket Liburan Murah ke Bali

Paket Wisata Bali Terbaru mengajak anda berkunjung ke salah satu Objek Wisata terkenal di Bali, salah satu lokasi tujuan wisata Paket Liburan Murah ke Bali yaitu Pura Luhur Uluwatu yang lebih dikenal sebagai Uluwatu Temple pada mulanya digunakan menjadi tempat memuja seorang pendeta suci dari abad ke-11 bernama Empu Kuturan. Ia menurunkan ajaran Desa Adat dengan segala aturannya. Pura ini juga dipakai untuk memuja pendeta suci berikutnya, yaitu Dang Hyang Nirartha, yang datang ke Bali pada akhir tahun 1550 dan mengakhiri perjalanan sucinya dengan apa yang dinamakan Moksah atau Ngeluhur di tempat ini. Kata inilah yang menjadi asal nama Pura Luhur Uluwatu, Berada di wilayah Desa Pecatu, Kecamatan Kuta, Badung ini terletak di ujung barat daya pulau Bali di atas anjungan batu karang yang terjal dan tinggi serta menjorok ke laut. Pura Uluwatu terletak pada ketinggian 97 meter dari permukaan laut. Di depan pura terdapat hutan kecil yang disebut alas kekeran, berfungsi sebagai penyangga kesucian pura. Pura ini merupakan Pura Sad Kayangan yang dipercaya oleh orang Hindu sebagai penyangga dari 9 mata angin.

paket-wisata-bali-2016-pura-luhur-uluwatu

Pura Luhur Uluwatu mempunyai beberapa pura pesanakan, yaitu pura yang erat kaitannya dengan pura induk. Pura pesanakan itu yaitu Pura Bajurit, Pura Pererepan, Pura Kulat, Pura Dalem Selonding dan Pura Dalem Pangleburan. Masing-masing pura ini mempunyai kaitan erat dengan Pura Uluwatu, terutama pada hari-hari piodalan-nya. Piodalan di Pura Uluwatu, Pura Bajurit, Pura Pererepan dan Pura Kulat jatuh pada Selasa Kliwon Wuku Medangsia setiap 210 hari. Manifestasi Tuhan yang dipuja di Pura Uluwatu adalah Dewa Rudra.

Pura  yang berdiri kokoh dibatu karang yang menjorok ke tengah lautan dengan ketinggian kurang lebih 97 meter senantiasa membuat pura ini menjadi sangat indah, tebing berbatu disekeliling pura memberikan pemandangan yang sangat luar biasa dan sangat memanjakan mata para wisatawan yang mengunjunginya. Berada diatas Pantai Pecatu yang sering kali digunakan sebagai tempat untuk olahraga selancar, bahkan even internasional pun seringkali diadakan di sini, karena ombak dari pantai ini memang bagus dan sangat cocok untuk dijadikan tempat surfing selain keindahan alamnya yang sangat mempesona menjadikan Pura luhur Uluwatu ini sangat terkenal.

paket-wisata-bali-2016-surfing-bali

Sejarah Pura Uluwatu :

Pura Luhur Uluwatu Berperan mempunyai peranan penting dalam ista dewata Bali. Dalam Padma Bhuana di Bali Purai Uluwatu terletak di daerah barat daya, dimana merupakan tempat memuja dewa Rudra. Selain posisi geografis, keunikan lain dari Pura Luhur Uluwatu adalah arah pemujaan yang menuju Barat Daya. Umumnya, di beberapa prahyangan lainnya di Bali, yang pemujaannya menghadap ke utara dan timur. Ketika kita lihat di sebelah kiri sebelum memasuki candi terdapat pelinggih Dalem Jurit ini dapat ditemukan 3 tugu Tri Murti, merupakan sebuah tempat memuja Dewa Siwa Rudra. Di jaba tengah ini kita menoleh ke kiri lagi ada sebuah bak air yang selalu berisi air meskipun musim kering sekalipun. Hal ini dianggap suatu keajaiban dari Pura Luhur Uluwatu. Sebab, di wilayah Desa Pecatu adalah daerah perbukitan batu karang berkapur yang mengandalkan air hujan. Karena ada keajaibannya, maka bak air itu dikeramatkan. Biasanya digunakan untuk kepentingan tirta suci. Kemudian selanjutnya dari jaba tengah terus masuk akan melalui Candi kurung, candi Kurung ini yang menduga dibuat yaitu sekitar abad 11 Masehi jika dihubungkan dengan keberadaan Candi Kurung bersayap yang ada di Pura Sakenan. Namun ada juga yang berpendapat bahwa Candi Kurung bersayap seperti ini ada di Jawa Timur peninggalan purbakala di Sendang Duwur dengan Candra Sengkala yaitu tanda tahun Saka dengan kalimat dalam bahasa Jawa Kuna sebagai berikut : Gunaning salira tirtha bayu, yang artinya menunjukkan angka tahun Saka 1483 atau tahun 1561 Masehi.

paket-wisata-bali-2016-uluwatu-bali

Tidak diketahui secara jelas kapan pura uluwatu dibangun oleh Mpu Kuturan atau Mpu Rajakreta pada masa pemerintahan suami-istri Sri Msula-Masuli pada sekitar abad XI. Namun, ada fakta menarik dari peninggalan historis di Pura Luhur Uluwatu. Peninggalan kuno di pura ini berupa candi kurung atau kori gelung agung yang menjulang megah membatasi areal jaba tengah dengan jeroan pura, diprediksi pura ini sudah ada sejak abad ke-8. Candi kuno itu menatahkan hitungan tahun Isaka dengan candrasangkala gana sawang gana yang berarti tahun Isaka 808 atau sekitar 886 Masehi. Jadi, sebelum datangnya Mpu Kuturan ke Bali.

Kisah Sejarah Pura Uluwatu diawali dengan pemberian wahyu kepada Dhangyang Dwijendra.

Dikisahkan ketika pada suatu hari pada anggara kliwon wuku medangsia Dhangyang Dwijendra diberi wahyu dari Tuhan pada hari itu juga beliau harus pergi ke sorga. Pendeta Hindu asal Jawa Timur yang juga menjadi bhagawanta (pendeta kerajan) Gelgel pada masa keemasan Dalem Waturenggong sekitar 1460-1550, merasa bahagia karena saat yang dinanti-nantikannya telah tiba. Namun, pendeta yang juga memiliki nama Danghyang Nirartha itu masih menyimpan satu pusataka yang bakal diberikan kepada putranya. Di bawah ujung Pura Uluwatu, tampak seorang nelayan bernama Ki Pasek Nambangan. Danghyang Dwijendra meminta agar Ki Pasek Nambangan mau menyampikan kepada anaknya, Empus Mas di desa Mas bahwa Danghyang Dwijendra menaruh sebuah pustaka di Pura Luhur Uluwatu. Kemudian KiPasek Nambanganpun memberikan sebuah permintaan dari Dhangyang Nirarta. Kemudian KiPasek Nambangan akhirnya pergi, sementara Dhangyang Dwijendra melakukan tapa yoga semadi. Selanjutnya  Maha Resipun akhirnya moksah (Pergi ke surga tanpa meninggalkan badan kasar) dengan cepat seperti sebuah kilat. KiPasek nambangan hanya melihat sebuah cahaya ke angkasa.

Cerita sejarah Pura Uluwatu ini kemudian berkembang menjadi kepercayaan masyarakat setempat dan Hindu di Bali. Bahwa keberadaan Pura Uluwatu memainkan peran yang sangat penting dalam kehidupan beragama masyarakat Hindu di Bali.

paket-wisata-bali-2016-uluwatu-temple

Kawasan Wisata Pura Uluwatu merupakan kawasan suci, pertanyaannya adalah apakah wanita haid boleh masuk area pura uluwatu?

kawasan wisata pura uluwatu merupakan kawasan suci yang juga dikembangkan sebagai daya tarik wisata di Bali, Pura di Uluwatu Bali merupakan salah satu dari 6 Pura Sad Khayangan di Bali, pura ini merupakan salah satu pura umum yang dipakai untuk memuja Tuhan dalam manifestasinya sebagai Dewa Rudra oleh karena itu Pura Uluwatu sangat disucikan oleh umat Agama Hindu di Bali.

Sebagai kawasan suci yang dikembangkan sebagai daya tarik wisata, terdapat beberapa larangan dan pantangan bagi siapa saja yang hendak mengunjungi Pura pura di Bali. Diantara larangan dan pantangan tersebut adalah larangan bagi wanita yang sedang haid untuk memasuki areal Pura Uluwatu, larangan untuk memasuki areal Pura ditujukkan kepada pengunjung wanita yang sedang haid untuk tidak naik memasuki areal Pura. Areal pura yang terbagi tiga tersebut meliputi: Area luar yang disebut jaba sisi meliputi sisi luar pura yaiti areal seputar tangga utama dan Pura Penyawang Jurit Uluwatu. Jaba sisi atau areal terluar ini dipisahkan oleh tangga dijalur utama jalan setapak Pura. Khusus bagi wisatawan yang berkunjung ke Pura Bali biasanya hanya diperbolehkan melintas dan melihat dari batas paling dalam jaba sisi yang dipisahkan oleh tembok dan candi pura sebelum kita memasuki jaba tengah (area tengah) Pura Uluwatu. Jaba tengah dan jaba dalem (area utama) hanya bisa diakses oleh para umat yang melakukan kegiatan persembahyangan.

paket-wisata-bali-2016-uluwatu-temple

Area Open Air Stage Pura Uluwatu

Karena lokasi Open Air Stage Pura Uluwatu berada di dalam kawasan wisata Pura,  sering membuat para wisatawan bingung untuk membuat tafsir apakah dibolehkan para wanita haid memasuki kawasan wisata Pura Uluwatu. Pada saat wisatawan membeli tiket masuk kawasan, petugas akan sangat senang memberikan anda penjelasan tentang larangan dan apa saja yang diperbolehkan selama mengunjungi tempat ini. Khusus bagi wanita haid, secara tegas ditulis dipapan pengumuman untuk tidak memasuki area pura namun hanya diperbolehkan menyusuri pinggiran luar area pura yang berupa jalan setapak disepanjang pinggir tebing disisi kanan dan kiri Pura.

Hal ini memungkinkan bagi wanita yang sedang haid untuk tetap datang mengunjungi Pura Uluwatu dan menonton Tarian Kecak Uluwatu, tentunya hanya disisi paloing luar area pura. Lokasi stage tempat pertunjukan Tari Kecak Uluwatu berada disisi luar paling selatan dari Pura Uluwatu. Stage yang dibangun disisi tebing selatan Pura ini memungkinkan untuk tetap dikunjungi bagi wanita yang sedang haid, dengan catatan bahwa mereka tidak memasuki area pura. Hal ini dimaksudkan untuk tetap menjaga kesucian area Pura yang merupakan tempat peribdatan bagi umat Hindu di Bali. Walaupun Pura seluas-luasnya telah dikembangkan sebagai tempat tujuan wisata, namun Peran serta pengunjung dan wisatawan untu menjaga kesucian kawasan ini sangat diharapkan. Begitu pula pihak agen perjalanan dan para pemandu wisata diharapkan untuk berpartisipasi dalam menginformasikan hal terkait kepada para wisatawannya dalam kunjungannya ke pura Uluwatu.

paket-wisata-bali-2016-tari-kecak-dance-uluwatu-bali

Jadwal Show Tari Kecak di Uluwatu :
  • Jadwal Pentas Setiap Hari (Kecuali Nyepi & Pengerupukan)
  • Jam Pentas 18:00 s/d 19:00 WITA
  • Durasi 60 Menit
  • Open Air Stage Pura Uluwatu, Bali
Tips Mengunjungi Pura Uluwatu :
  • Waktu yang paling tepat mengunjungi Pura Uluwatu adalah sore hari, karena selain cuaca yang sangt mendukung, keindahan kawasan Pura Uluwatu akan lebih mempesona anda ketika sore hari pada saat matahari terbenam/sunset.
  • Berpakian yang sopan, anda akan mengunjungi salah satu tempat ibadah bagi umat Hindu di Bali, berpakianlah yang sopan ketika memasuki kawasan wisata ini.
  • Siapkan kamera anda karena berbagai moment menarik akan anda alami selama mengunjungi tempat wisata ini.
  • Jangan membawa barang/perhiasan yang berlebihan karena akan menarik perhatian monyet.
  • Jangan memberi makan monyet atau berada terlalu dekat dengan monyet untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan
  • Bagi wanita yang sedang pada periode menstruasi dilarang untuk naik ke area atas pura, melainkan hanya dapat menikmati dari area bawah sepanjang tebing atau hanya untuk menonton Tari Kecak Uluwatu.
  • Selalu mengikuti petunjuk & himbauan yang telah ditempel di pintu masuk atau tempat pembelian tiket.
  • Jangan membuang sampah sembarangan.
  • Kalau anda merasa membutuhkan orang untuk mengantar anda berkeliling maka dapat menyewa seorang pemandu lokal yang dapat anda temui pada saat anda membeli tiket masuk.
  • Menonton Tari Kecak Uluwatu adalah hal yang sangat kami rekomendasikan pada saat anda mengunjungi tempat wisata ini. Tiket terjual terpisah dengan entrence fee, tiket Kecak Uluwatu dapat dibeli secara onine dengan menghubungi kami.
Harga Tiket Masuk Pura Uluwatu / Enterence Fee :
  • Dewasa WNI                   Rp. 15.000  
  • Dewasa WNA                   Rp. 20.000
  • Anak-anak(2-10 tahun)     Rp.  5.000 
  • Anak-anak WNA              Rp. 10.000
* Harga diatas sudah termasuk penyewaan kain bagi yang memakai celana di atas lutut (wajib).

Sekian tentang Pura Luhur Uluwatu atau Uluwatu Temple di Bali. Semoga informasi artikel ini bermanfaat khususnya bagi anda yang akan melakukan kegiatan wisata ke Pulau Dewata Bali, agar perjalanan wisata anda bersama keluarga, teman atau pasangan menjadi lebih berkesan dengan informasi ini. Rencanakan segera agenda wisata anda ke Bali bersama kami, nikmati segala kemudahan, kenyamanan berwisata melalui Paket Wisata Bali Terbaru yang telah kami rangkum special untuk anda seperti Paket Liburan Murah ke BaliPaket Wisata Bali 4 Hari 3 MalamPaket Wisata Bali 3 Hari 2 MalamPaket Rombongan Murah ke Bali dan lain sebagainya. 

Konsultasikan kebutuhan dan liburan anda di Bali kepada kami, Jadwalkan sekarang juga, Lakukan pemesanan dan dapatkan Promo Menarik Wisata Bali untuk bulan ini.

Contact Us

Email & Phone :
fareedfast@gmail.com
miftafast@gmail.com
+62 821 2005 6729 (Telkomsel)
+62 878 7838 8837 (XL)

Terima Kasih dan Selamat Berwisata :) 

No comments:

Post a Comment


Jobsmag.inIndian Education BlogThingsGuide
Designed By Blogger Templates